Jumlah Penderita Penyakit Hepatitis Di Indonesia

Jumlah Penderita Penyakit Hepatitis Di Indonesia

Berdasarkan data, Jumlah Penderita Penyakit Hepatitis Di Indonesia ternyata terus bertambah tiap tahunnya, dan itu jelas menjadi hal yang harus diwaspadai karena hepatitis merupakan penyakit yang sangat menular dan memiliki risiko dampak yang amat buruk untuk kesehatan, bahkan bisa mengancam jiwa.

Jumlah Penderita Penyakit Hepatitis Di Indonesia

Hepatitis menjadi penyakit kedua mematikan di Indonesia. Jumlah penderitanya pun tiap tahunnya semakin bertambah. Oleh karenya, masyarakat harus lebih waspada dan terhindar dari penyakit ini.

Seperti kita ketahui, hepatitis ada banyak jenisnya, mulai dari hepatitis A, B, C, D, dan E. Sayangnya, penyakit ini baru pada tahun 2010 menjadi perhatian masyarakat dunia. Dan di Indonesia sendiri, penderita hepatitis B ada 7,2% dari seluruh penduduk dan pasien hepatitis C ada 1%. Artinya ada 8,2% hepatitis B dan C tergantung dari level penyakitnya. Tak heran jika hepatitis atau penyakit hati ini sebagai penyakit nomor dua penyebab kematian di Indonesia. Data tersebut diungkapkan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Agustus tahun lalu.

Penyakit peradangan yang terjadi pada hati ini bisa disebabkan oleh virus hepatitis. Gaya hidup yang tidak sehat pun menjadi penyebab utama kamu terkena hepatitis, seperti mengonsumsi alkohol secara berlebihan, obat-obatan, kondisi imun yang menyerang kekebalan tubuh sendiri (hepatitis autoimun).

Jika tidak ditatalaksana dengan baik, peradangan pada hati yang terjadi terus-menerus atau disebut juga hepatitis kronik dapat menimbulkan kerusakan hati berat dan dapat menyebabkan terjadinya sirosis hati, gagal hati, kanker hati dan bahkan berujung pada kematian.

Oleh karena itu, mengenali gejala penyakit hepatitis juga penting, agar jika suatu waktu penyakit hepatitis tersebut menyerang, anda bisa sadar dan bisa langsung memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Baca Juga : Bisakah Penyakit Hepatitis Menular Lewat Ciuman Bibir?

Sebelum virus hepatitis menimbulkan gejala pada penderita, terlebih dahulu virus ini akan melewati masa inkubasi. Waktu inkubasi tiap jenis virus hepatitis berbeda-beda. HAV membutuhkan waktu inkubasi sekitar 15-45 hari, HBV sekitar 45-160 hari, dan HCV sekitar 2 minggu hingga 6 bulan.

Beberapa gejala yang umumnya muncul pada penderita hepatitis, antara lain adalah :

  • Mengalami gejala seperti flu, misalnya mual, muntah, demam, dan lemas.
  • Feses berwarna pucat.
  • Mata dan kulit berubah menjadi kekuningan (jaundice).
  • Nyeri perut.
  • Berat badan turun.
  • Urine menjadi gelap seperti teh.
  • Kehilangan nafsu makan.

Bila Anda mengalami hepatitis virus yang dapat berubah menjadi kronik, seperti hepatitis B dan C, mungkin Anda tidak mengalami gejala tersebut pada awalnya, sampai kerusakan yang dihasilkan oleh virus berefek terhadap fungsi hati. Sehingga diagnosisnya menjadi terlambat.

Sementara itu, untuk mengobati hepatitis, ada rekomendasi terbaik sebagai obat untuk menyembuhkan hepatitis, yaitu GOLD-G Bio Sea Cucumber atau biasa disebut Jelly Gamat Gold G. Ini adalah OBAT HEPATITIS AMPUH yang sudah teruji dan terbukti khasiatnya, sudah ada testimoninya. Kualitasnya pun tidak perlu diragukan, karena sudah terdaftar di BPOM RI dan memiliki sertifikasi HALAL.

Baca Juga : Legalitas Herbal Jelly Gamat Gold G

Jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu dan mengatahui informasi lebih lanjutnya, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 223 557 127

SMS/WA/Telp : 085 793 507 222

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

 

Baca artikel menarik lainnya :

1 Response

  1. August 7, 2018

    […] Baca Juga : Jumlah Penderita Penyakit Hepatitis Di Indonesia […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *